Minggu, 15 Maret 2015

“Takkoku no Iwaya” Kuil di Sebuah Tebing

Takkoku no Iwaya adalah kuil yang dibangun tepat menempel dengan dasar tebing. Kuil ini dibangundan didedikasikan untuk dewa prajurit pada abad ke 9, selama ekspansi Jepang utara dan pertempuran dengan pasukan Emishi. Kuil jepang ini berada di Hiraizumi-cho, Nishiiwai-gun, Iwate Prefecture, Jepang. Pada tebing sebelah kiri diukir pada permukaan batu gambar Budha.
Takkoku_no_Iwaya_4
Takkoku_no_Iwaya_5
Takkoku_no_Iwaya_6
Takkoku_no_Iwaya_7
Takkoku_no_Iwaya_1
Takkoku_no_Iwaya_2

Exif_JPEG_PICTURE
clearTakkoku_no_Iwaya_3
Berikut beberapa komentar pengunjung Takkoku no Iwaya di tripadvisor:
  • NomDG (Inggris Raya)–>> Ini bukan sebuah goa. Dalam beberapa hal ini sering dianggap sebagai “kuil gua”, tapi ini tidak nampak seperti itu. Bangunan ini terletak di tebing dan tebing membentuk dinding kebelakang kuil, sehingga sering dipikir sebagai sebuah goa. Yap, ini sebuah tebing, bukan goa. Sekitar 30 menit naik sepeda dari kota, ini akan sangat menyenangkan ketika ada sinar matahari, namun sayang saya datang saat hujan. Menaruh sepeda dekat stasiun (¥ 500 selama 2 jam) dan juga memungkinkan untuk menaruh barang lainnya di loker dengan biaya ¥ 500. Dengan sedikit ulasan ini, mudah-mudahan dapat membantu kalian yang ingin datang ke tempat ini.
  • Seasontraveller (Paris)–>> Tempat yang indah dan tidak biasa. Ini adalah tempat yang sangat indah dan salah satu tempat facorit saya di Hiraizumi dan jauh lebih ramai daripada dua candi utama (Chosho-ji dan Motsu-ji). terletak sekitar 6 km dari stasiun kereta api tapi dapat dicapai dengan sepeda atau bus. Lingkungan tenang dan cantik. 
  • Banda-in Japan (Jepang)–>> Tempat persembahyangan dan bersejarah. Kuil ini dibangun untuk memuja Bishamonten, dewa perang, lebih dari 1.200 tahun yang lalu.  Dibangun dengan struktur kayu dan terdapat wajah di tebing. Meskipun nampak seperti kuil lainnya pada zaman itu. Baru-baru ini terlihat lebih bagus (kami juga mengunjungi 10 tahun yang lalu), dan sekarang tampak lebih baik. Pastikan kalian melihat  “great Buddha” yang diukir di tembok tebing di sebelah kiri kuil. Tempat ini memiliki suasana yang tenang dan nyaman, terdapat 3 struktur bangunan tradisional lainnya disini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar